Bagaimana Menjadi Bos yang Tidak Bossy ?

Kesan bos yang bossy kerap kali muncul digunjingkan karyawan bawahan terutama yang belum memiliki kesempatan untuk naik pangkat menjadi seorang bos. Apalagi jabatan seorang bos merupakan pekerjaan yang bergengsi yang bisa merubah seseorang yang dulu baik dan pintar menjadi seorang yang angkuh, diktaktor dan sok bossy.

Perlu diketahui juga semakin tinggi jabatan seseorang maka semakin besar godaan dan isu yang akan dihadapi terutama di lingkungan kantor. Seorang bos bisa berubah menjadi angkuh, sombong, semena-mena, dimusuhi bawahan, disiriki ataupun dihujat. Untuk Anda yang mungkin saat ini sedang masa promosi akan menjadi bos atau atasan dan tidak ingin mengalami kejadian yang tidak mengenakkan saat sudah resmi menjabat maka tidak ada salahnya menyimak tips berikut ini bagaimana cara menjadi bos yang tidak bossy.

Jangan Sok Tahu. Setelah menjadi bos jangan sok tahu kalau Anda sudah menguasai segalanya dan tidak memerlukan pendapat bawahan. Bisa saja ada bawahan Anda yang ternyata lebih berpengalaman dari Anda dan memiliki ide atau solusi cemerlang yang akan membantu Anda dalam memajukan perusahaan. Continue reading

Atasi Grogi Saat Presentasi Kerja

Perasaan cemas dan grogi ketika berbicara di hadapan orang banyak merupakan hal lumrah yang bisa dialami oleh siapa saja. Tidak terkecuali para karyawan yang pekerjaannya mengharuskan mereka untuk melakukan presentasi di hadapan klien atau rekan kerja mereka sendiri. Perasaan grogi ini muncul umumnya disebabkan oleh lemahnya rasa percaya diri seseorang yang bisa diakibatkan oleh beberapa hal seperti kurangnya persiapan materi presentasi, cara berbusana yang kurang rapi, tekanan dari atasan dll. Sebenarnya ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meminimalisir perasaan grogi dan cemas ini Berikut ini ada beberapa tips mengatasi rasa grogi saat presentasi yang berhubungan dengan pekerjaan.

1. Persiapkan dengan matang materi pekerjaan yang akan dipresentasikan dan kuasai.

2. Jangan menghapal kata dan kalimat untuk presentasi namun cukup ingat garis besar urutan topik yang hendak disampaikan. Continue reading

Etika Cuti Kerja

Mengatur cuti kerja bagi seorang karyawan adalah sangat penting dilakukan untuk menyeimbangkan kesibukan Anda di kantor dan di rumah. Sebisa mungkin ambillah jatah cuti yang Anda miliki setiap tahun untuk liburan karena hal ini sangat penting untuk menyegarkan pikiran. Memang jatah 12 hari setahun yang biasanya diberikan perusahaan untuk cuti rasanya sangat kurang namun jika kita pandai mengatur cuti tersebut maka waktu 12 hari libur akan menjadi cukup menguntungkan.  Di bawah ini ada tips atau etika ketika hendak mengambil cuti di kantor.

Catat jatah cuti dalam setahun. Masing-masing perusahaan memiliki ketentuan sendiri soal pemberian jatah cuti namun minimal pekerja atau karyawan akan memperoleh 12 hari jatah cuti. Pastikan Anda mengetahui jatah cuti yang kita dapat dan catat jumlah libur yang telah Anda ambil supaya tidak kebobolan dan mengganggu perkerjaan di kantor.

Continue reading

Contoh Profesi yang Bisa Dikerjakan dari Rumah

Suatu profesi ternyata bisa juga ditekuni dari rumah dan tidak memerlukan suatu ruangan khusus seperti kantor untuk mengerjakannya. Tentu saja hal ini berlaku jika kita memiliki kemampuan atau keterampilan khusus dalam suatu bidang tertentu. Hal terpenting selanjutnya yaitu berkenaan dengan kesenangan dalam menekuni profesi tersebut. Supaya tidak terbebani dengan pekerjaan yang akan kita kerjakan dari rumah alangkah baiknya jika pekerjaan tersebut tidak jauh dari hobi atau kegemaran. Di bawah ini ada beberapa contoh profesi yang bisa dikerjakan dari rumah sesuai dengan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki. Profesi ini pun tidak terpengaruh oleh kepemilikan gedung atau kantor untuk bisa memulainya. Dan jika sukses justru kita yang akan menciptakan kantor sendiri serta membuka lapangan kerja untuk orang lain. Continue reading

Cara Sopan Mengutarakan Masalah Pekerjaan pada Atasan

Permasalahan yang sering muncul tatkala melakukan pekerjaan di kantor seringkali membuat para pekerja atau karyawan menjadi bingung dan ragu-ragu ketika hendak mengambil keputusan. Bingung karena tidak bisa menyelesaikannya sendiri dan ragu-ragu untuk mengutarakan permasalahan kepada atasan. Saat kita memang sedang terkendala masalah apapun di kantor terutama yang berhubungan dengan pekerjaan dan tidak bisa menyelesaikannya sendiri sebaiknya kita mempertimbangkan untuk mengutarakannya secara langsung ke pihak atasan atau supervisor. Sebisa mungkin hindari menunda-nunda masalah karena semakin lama tidak terselesaikan maka semakin berat pula beban pikiran yang akan dihadapi dan ini tentunya sangat menggangu performa kerja kita di kantor. Untuk itu jangan takut dan khawatir mengutarakan permasalahan yang sedang kita hadapi ke hadapan bos atau atasan. Continue reading

Dilema Resign? Pertimbangkan 3 Hal Ini

Para karyawan yang bekerja di perusahaan atau kantor cukup sering mengalami dilema ketika akan memutuskan untuk resign. Entah karena tidak betah di kantor, ingin mencoba bisnis sendiri atau mendapat tawaran pekerjaan yang lebih baik. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan keinginan resign ini mengingat masing-masing orang pasti ingin mendapat pekerjaan yang terbaik. Khusus untuk kita yang masih dilema resign ada baiknya pertimbangkan 3 hal berikut ini.

1. Alasan kenapa ingin mengundurkan diri. Pekerjaan yang menumpuk dan situasi dalam kantor yang tidak menyenangkan bukanlah alasan yang tepat untuk langsung mengundurkan diri. Menghadapi kondisi seperti ini kita diharuskan untuk mampu beradaptasi dan membuat diri merasa nyaman dengan segala situasi. Namun jika kita memang tidak mampu setelah mencoba berbagai hal, baru kemudian memutuskan untuk resign. Continue reading

Ciri Kita Dihargai Oleh Rekan Kerja

Setiap orang pasti memiliki rasa ingin dihargai oleh sesamanya termasuk kita yang berstatus karyawan sebuah perusahaan. Tentunya kita akan merasa senang dan bangga jika rekan kerja bersikap baik dan menghargai keberadaan kita di kantor. Semangat bekerja pun akan bertambah. Kita tentunya tidak ingin setiap datang ke kantor sedih dan kecewa karena tidak ada budaya saling menghargai diantara sesama rekan kerja. Perasaaan dihargai bisa dibilang merupakan bentuk sederhana sebuah penghargaan yang selama ini biasanya hanya disimbulkan dengan pemberian hadiah saja kepada karyawan atau staf yang berprestasi. Walaupun terkesan sederhana namun dampaknya cukup signifikan terhadap kinerja setiap karyawan. Jika ciri-ciri berikut ini kita alami di kantor maka artinya rekan kerja sudah menghargai kita di lingkungan mereka. Continue reading

Etika Menjawab Panggilan Telepon Di Kantor

Menjawab panggilan telepon terutama di kantor adalah sangat penting menggunakan etika demi menjaga hubungan baik dengan para pelanggan. Hingga saat ini telepon masih menjadi alat utama dalam kebanyakan bisnis untuk memulai atau menjaga hubungan dengan para pelanggan oleh karena itu kita harus mengetahui etika bertelepon yang baik. Berikut ini ada beberapa etika menjawab panggilan telepon di kantor yang bisa dipraktekkan.

1. Usahakan untuk menjawab telepon di kantor sebelum dering ke-3 telepon berbunyi. Hal ini untuk menghindari kekecewaan para penelepon yang mungkin memiliki sifat tidak sabaran. Continue reading

Karyawan Melakukan Hal Ini Saat Malas Atau Bosan

Rasa malas dan bosan merupakan hal yang sangat sering terjadi pada karyawan karena kejenuhan yang mereka alami. Saat malas atau bosan melanda, karyawan memiliki cara sendiri untuk menanggulanginya dan melakukan hal yang cenderung tidak berhubungan dengan tugas atau pekerjaan mereka. Berikut ini ada beberapa hal yang dilakukan karyawan saat malas atau bosan melanda.

Ngobrol. Dengan mengobrol dan bercanda biasanya karyawan akan kembali bangkit dari rasa malas mereka asalkan aktivitas ini tidak dilakukan terlalu lama. Jika keasyikan bisa menggangu produktivitas dalam bekerja apalagi jika sampai ngegosip yang tidak jelas. Continue reading

Tips Bangun Hubungan Positif Dengan Rekan Kerja & Atasan

Hubungan yang positif dengan rekan kerja dan atasan sangat penting dibangun untuk kenyamanan kita dalam bekerja. Sebagian besar karyawan ada yang memang kesulitan untuk membangun hubungan positif dengan rekan kerja atau atasan mereka. Hal ini bisa disebabkan karena ketidaktahuan atau ketidakinginan individu itu sendiri untuk mencoba membangun suatu hubungan di ruang lingkup kantor atau perusahaan. Sebaiknya sikap ini segera dirubah demi kenyamanan kita sendiri nantinya. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa diterapkan untuk membangun hubungan positif dengan rekan kerja dan atasan demi menjaga kelancaran karir kita.

Komitmen dengan pekerjaan. Ketika kita memang dihadapkan pada tugas yang ada deadlinenya, sebisa mungkin kita harus menyelesaikannya dengan baik dan tepat waktu karena hal tersebut menunjukkan komitmen kita terhadap pekerjaan dan ini bisa mendapat penilaian positif dari atasan dan rekan kerja.

Continue reading